Tips Bepergian Dengan Bayi Naik Kereta Api

Bagaimana jadinya jika seseorang yang suka traveling alias bepergian memiliki bayi yang notabene rentan terhadap polusi? Bagaimana bisa bepergian jauh jika membawa anak bayi? Ternyata ada banyak sekali tips bepergian dengan bayi naik kereta api, lho! Jadi tidak ada alasannya kenapa travelling lover jadi berhenti jalan-jalan karena sudah memiliki bayi.

Tips Bepergian Dengan Bayi Naik Kereta Api

Tetapi ada satu hal yang wajib diperhatikan jika ingin membawa anak bayi bepergian, apalagi jaraknya jauh dan dalam waktu yang lama. Salah satunya adalah bayi sudah berusia lebih dari empat bulan, jauh lebih baik jika sudah enam bulan. Karena usia di bawah empat bulan masih terlalu kecil, imun tubuhnya masih butuh waktu untuk berkembang supaya mampu melindungi dirinya dari berbagai virus dan bakteri.

Adapun beberapa tips yang harus diikuti supaya perjalanan jauh dengan kereta bersama anak bayi bisa berjalan lancar, adalah sebagai berikut ini :

  • Bawa Jaket dan Selimut Bayi. Ini hal pertama yang harus kita siapkan jika ingin membawa bayi bepergian dengan kereta api, anak harus tetap merasa nyaman dan hangat (apalagi jika naik kereta dengan AC yang dingin). Selain berfungsi untuk menghangatkan bayi, juga bisa digunakan untuk alas tidur sementara saat tangan pegal menggendong si kecil. Jangan lupa untuk terus mengawasi posisi bayi saat ditidurkan di kursi dengan alas selimut tebalnya, ya! Jika memungkinkan, bisa membawa kasur busa kecil yang bisa dilipat untuk alas tidur bayi.
  • Duduk Dekat Jendela. Ini juga menjadi tips bepergian dengan bayi naik kereta api, apalagi jika bayi kita sudah bisa duduk dan senang mengeksplor, ia akan senang melihat pemandangan yang terus bergerak di jendela dan membuatnya anteng selama perjalanan. Tak hanya bayi, kita sebagai orangtuanya juga pasti merasa lebih santai.
  • Pilih Kursi Dekat Toilet. Memang tak perlu benar-benar dekat dengan toiletnya, tapi setidaknya tak memakan waktu lama untuk sampai kesana. Sehingga lebih dekat dengan tempat membasuh jika anak poop, pee, atau bahkan gumoh atau muntah.
  • Tisu Basah dan Diaper. Siapkan satu tas terpisah yang berisi tisu basah, diaper dan krim anti ruam popok sehingga lebih mudah digunakan saat anak buang air dan perlu mengganti popok, tanpa perlu membongkar semua isi tas. Gunakan diaper berbentuk celana supaya lebih praktis dan cepat menggantinya.
  • Selalu Bawa Nursing Cover. Pakaian menyusui belum cukup tanpa nursing cover, jauh lebih tenang menyusui anak walau di tempat umum dengan menggunakan nursing cover. Pilih yang kainnya lembut, tidak kaku dan tidak panas, sehingga anak tidak kegerahan walau menggunakan nursing cover saat sedang menyusu.

Untuk orangtua yang menggunakan ASIP atau susu formula, maka pastikan membawa thermal bag untuk menjaga suhu susu supaya tetap siap minum dan awet lebih lama dibandingkan ASI perah atau sufor yang disimpan di suhu ruangan. Jadi, kapanpun bayi ingin menyusu bisa diberikan dengan cepat. Perjalanan dengan kereta api tetap berjalan nyaman tanpa mengurangi hak si kecil untuk tetap nyaman dan kenyang.